Magnet bahagia itu bernama SAH



Ahad pagi gerimis membuat sebagian orang kembali menarik selimutnya. Agak berbeda dengan kondisi di Cikarang Selatan. Berduyun-duyun orang datang ke Cifest untuk mengikuti jalan sehat bersama Saduddin dan Ahmad Dani.

Pukul enam lewat tiga puluh, ribuan orang menyemut. Panitia mulai kerepotan mendata dan membagikan kupon doorprize.

Iseng saya mengamati satu-dua peserta yang sedang asyik selfie wefie sambil sesekali mendengar obrolan mereka.

Rata-rata peserta berharap bisa bertemu langsung dengan Ahmad Dani dan keluarganya bukan hanya di layar kaca. Andai beruntung, nantinya bisa foto bareng dengan sang artis.
Bahkan ada yang ngarep banget Al datang.

Agenda mulai ngaret, seperti biasa. Sebagian peserta mulai resah. Ada yang duduk ngeriung, adapula singgah di tempat makan dan mini market terdekat.

Tertangkap mata, serombongan ibu tengah sibuk menyalami lelaki sepuh yang sehat bugar.
Sepertinya bapak ini banyak yang kenal. Atau masih keluarga dari ibu-ibu tadi? Entahlah. Saya lanjutkan keliling, mencari wajah-wajah yang familiar.

Mendung mulai menyingkir. Sedikit cahaya matahari mengintip dari celah awan. Agendapun dimulai.

MC cukup piawai mengawal acara, menenangkan massa yang berdesakan dan mulai tak sabaran. Beberapa kali mc mendapat sorakan saat begitu percaya diri menyanyikan munajat cinta. Meski suara dan musik tidak harmonis.

Akhirnya datang juga yang sejak pagi dinanti. Saduddin dan Ahmad Dani tiba di tempat. Jeprat jepret tak henti.
Layaknya menghadiri konser musik artis papan atas.

Sambutan sambung menyambung diselingi lagu munajat cinta dari penyanyi aslinya. Selanjutnya Mulan ikut bernyanyi. Ibu-ibu di belakang saya ikut bersenandung dengan wajah riang. Bahagia mereka menular pada sekitarnya, termasuk saya.

Sebelum pasangan SAH turun menemani jalan sehat. Satu sepeda doorprize diundi. Pemenang adalah peserta yang usianya paling tua. Ternyata yang maju ke panggung adalah lelaki sepuh yang tadi saya lihat.
Namanya Sahroni, kelahiran tahun 1941, bekerja sebagai marbot.

Begitu menerima hadiah, Sahroni sempat berdialog dengan Saduddin. Intinya, dulu marbot mendapat tunjangan, sayangnya sekarang tidak. Berharap jika nanti menjabat, program kebaikan yang dulu ada akan dijalankan lagi.

Pagi ini Sahroni bahagia, hal itu menular pada saya dan ribuan orang yang hadir.

Agenda jalan sehat berjalan sesuai rencana. Pagi itu banyak wajah bahagia saya jumpai.
Entah karena bertemu sang idola, menerima hadiah, atau saling silaturahim pada sahabat dan kerabat yang kebetulan bertemu di satu tempat.

Saduddin dan Ahmad Dhani menjadi magnet bahagia untuk warga Cikarang selatan dan sekitarnya.
Semoga ini jadi awal yang baik.

Hujan turun bersamaan penutupan agenda jalan sehat.
Refrain gubahan lagu munajat cinta sesekali terdengar dari peserta.
Seperti doa yang membumbung ke langit.
Doa ribuan orang yang hari ini bahagia.
Doa ribuan orang yang ingin kebaikan terus berlanjut.
...
Tuhan kirimkanlah kami
Pemimpin yang baik hati
Yang mencintai rakyatnya
Sa'duddin - Dhani

By : Dewi
Reli Kabupaten Bekasi
PESAN

0 Response to "Magnet bahagia itu bernama SAH"

Posting Komentar