Mau Bekasi Tidak Butuh KIP? Pilih Sa'duddin




PKSBEKASI,Tambun - Akhir-akhir ini diwilayah Kabupaten Bekasi masyarakat meributkan penyaluran dan penerimaan Kartu Indonesia Pintar (KIP), dimana dinilai tidak tepat sasaran.

KIP adalah program Pemerintah pusat dan disalurkan kepada daerah-daerah yang dirasa kurang mampu masyarakatnya dalam hal pendidikan.

Tahun 2017, akan ada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dimana yang akan bertarung termasuk Bupati Bekasi periode 2007-2012 yang memiliki prestasi luar biasa dibidang pendidikan saat menjabat berjalan dua tahun.

Berikut adalah prestasi Sa'duddin yang tercatat pada Sabtu 27 Mei 2009 Mei :


Di ranah pendidikan, masih terdapat 112 Sekolah Dasar yang rusak atau sekitar, 1.320 ruang kelas. Sampai akhir tahun 2008, sudah dilakukan pembangunan dan renovasi ruang kelas sebanyak 792 untuk SD/SMP negeri dan swasta. Serta 174 ruang SMA/SMK negeri.

Kesejahteraan guru juga menjadi perhatian Sa’duddin, bisa jadi karena dia juga berlatar belakang guru.

Sa’duddin mengeluarkan kebijakan untuk memberikan honor kepada 36.000 guru swasta sebesar Rp. 100.000 perbulan setiap orang. Serta honor kepada 51.187 guru sukwan sebesar Rp. 150.000 setiap bulan perorang.

Untuk mengurangi anak putus sekolah yang saat ini berjumlah 16.000 anak, Pemkab memberikan tambahan dana BOS bagi 104.009 siswa SMP/MTS negeri dan swasta setiap bulan sebesar Rp. 13.000 persiswa.

Yuk, pilih pemimpin yang mengerti dan memahami kebutuhan masyarakatnya.
*zae
PESAN

0 Response to "Mau Bekasi Tidak Butuh KIP? Pilih Sa'duddin "

Posting Komentar