[Catatan Mudik 2016] Relawan-relawan Menawan



PKSBekasi, Akhir nya emak ngersain nama nya mudik lebaran juga. Mudik beneran, ga pake pencitraan, ga pake foto editan apalagi nyamar jadi pegawai jasa marga yang sok nyemplung ke selokan. Asli. Tanpa campuran.

So, disepanjang jalan bisa liat sosok-sosok orang yang dengan pakaian dan atribut khas mereka berdiri, duduk tapi gak berbaring di tepi jalan. Berjaga, membawa bendera, atau hanya bersiaga dengan bendera dan lampu di pinggir jalan. Mereka bukan kurang kerjaan. Mereka punya misi mulia dengan keberadaan mereka masing-masing.

Mereka jadi penunjuk jalan. Menawarkan tempat mereka  untuk di singgahi para musafir yang datang dari pusat - pusat kota yang ingin merayakan hari raya mereka bersama keluarga tercinta.

Ketika orang ganteng di sebelah saya berkata, " Tuh bocah pada ngapain udah gini hari , pada libur juga,  puasa-puasa masih ngetem aja di posko mudik. Pada dapat apaan sih " saat melihat sekelompok remaja dengan seragam pramuka dan PMR berdiri di pinggir jalan.

Saya hanya tersenyum. Senyum kebanggaan dengan keberadaan mereka. " Kamu ga tau apa yang bisa di rasakan ketika jadi relawan. Mereka emang ga dapat materi apa-apa. Kecuali perasaan bahagia. " jawab saya dengan senyum lebar.

Inilah kami para relawan. Mengerahkan tenaga, waktu, pikiran bahkan tak jarang uang demi "orang lain" yang bahkan tidak kami kenal. Tanpa embel-embel kepentingan. Kalaupun kami mengenakan kostum/atribut tertentu itu sebagai identitas agar kami tidak di curigai sebagai dewa penolong gadungan. Yang menawarkan jasa dan kebaikan lalu berbalik melakukan kejahatan yang merugikan tanpa belas kasihan.

Maka saksikanlah keberadaan para relawan nan menawan di sepanjang musim peradaban. Di mana ada celah kebaikan, maka di sanalah akan terbit sosok-sosok ikhlas yang bersinar dengan cahaya kebaikan yang di bawa nya. Mereka tak butuh pengakuan atau tanda jasa yang di sematkan. Cukupkah sambut tangan -tangan yang sudah mereka ulur kan.

So, bersinarlah terus para relawan. Semoga Allah terus beri kekuatan dan kesehatan. Tetaplah terjaga dalam keikhlasan. Menawan mewarnai peradaban.

- Catatan mudik 2016 -
Sri Suharni - Ketua Reli Kab.Bekasi





PESAN

0 Response to "[Catatan Mudik 2016] Relawan-relawan Menawan"

Posting Komentar