Mohamad Nuh : Pendidikan Berbasis Pancasila Perlu Dihidupkan



PKSBekasi,Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Mohamad Nuh menegaskan bahwa pendidikan Indonesia yang berbasis Pancasila perlu dihidupakan. Pesan ini terkait dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diperingati Senin (2 Mei 2016).

Apa yang dimaksud dengan pendidikan berbasis Pancasila?

"Pendidikan berbasis Pancasila ialah pendidikan yang disemangati oleh butir-butir dalam sila Pancasila," ungkapnya.

Berikut ini uraian Mohamad Nuh dari pemahaman tentang pendidikan berbasis Pancasila :

(1) Sila Ketuhana Yang Maha Esa.
Hendaknya para founding father RI menentukan sila ketuhanan sebagai sila pertama ini mesti mendapat prioritas dalam  membangun sendi negara. Masyarakat dan negara yang menjadikan agama sebagai prinsip pembangunannya akan mengarahkan orientasi kehidupan masyarakatnya dengan benar dan terarah.

(2) Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab.
Bisa dimaknai sebagai pembentukan pribadi bangsa sebagai manusia yang adil dan beradab melalui jenjang-jenjang pendidikan yang dilaluinya.

(3) Sila Persatuan Indonesia.
Pendidikan yang dapat mengarahkan kepada semangat persatuan bukan perpecahan. Persatuan bisa terwujud dengan kasih sayang. Setiap bibit yang mengancam keutuhan NKRI mesti diantisipasi. Idealnya point ini mesti diwujudkan dalam kurikulum pendidikan.

(4) Sila Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan.
Posisi kewenangan dan kedaulatan rakyat sangat tinggi  tapi dipimpin oleh keterwakilan, ini rambu-rambu yang mesti kita pahami.

(5) Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Setiap strata sosial akan mendapat porsi yang proporsional. Keadilan meliputi rakyat maupun pejabat, kaya maupun miskin, tua maupun muda, point dalam Pancasila hendaknya masuk dlm kurikulum pendidikan.

Dalam kata penutupnya, Mohamad Nuh mengutip pesan Sang Kyai, Ayahanda KH Hasan A Sahal untuk para santrinya.

"Ingat nak.. Jika seorang Kyai tidak terkenal, bahkan lebih terkenal pondoknya daripada Kyainya, maka sebenarnya sang Kyai itu telah sukses membesarkan pondoknya. Sebaliknya, jika Kyainya lebih terkenal daripada pondoknya, maka pondoknya itu yang telah sukses membesarkan Kyainya." (khan)





PESAN

0 Response to "Mohamad Nuh : Pendidikan Berbasis Pancasila Perlu Dihidupkan"

Posting Komentar