Memperingati hari pendidikan nasional 2016



PKSBekasi,Tambun - Pendidikan, menurut kamus besar bahasa indonesia adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan.

Bila kita telaah dari definisi tersebut, maka seseorang atau sekelompok orang yang telah mendapatkan pendidikan, seharusnya bersikap dan bertingkah laku sebagai seorang yang dewasa. Dewasa tentunya dalam arti yang lurus. Seseorang yang mengetahui mana yang baik dan benar, kemudian melaksanakan kebenaran tersebut bukan hanya sebatas tahu tanpa juga dilaksanakan.

Sesuai dengan ajaran agama, bahwa pendidikan itu dimulai dari buaian hingga akhir hayat. Bahkan pendidikan dimulai sejak persiapan kelahiran. Bila seluruh waktu tersebut ada bayang bayang pendidikan yang membekas serta dipraktekan dalam diri seseorang, maka tingkah laku orang tersebut akan selalu baik.

Oleh sebab itu pendidikan harus dimulai sejak dini, sejak bayi dalam kandungan. Juga setelah selesai sekolah sampai setinggi sarjana hingga tinggkat profesor sekalipun masih harus dikawal dalam pagar yang disebut pendidikan.
Mungkin direktorat jendral pendidikan yang sekarang ada pada departemen pendidikan nasional harus ditambah anggaranya. Hal itu adalah untuk berbagi dengan direktorat baru semisal pendidikan selepas pendidikan formal. Penambahan direktorat baru tersebut difungsikan untuk mengawal para manusia indonesia agar dalam kehidupan setelah selesai sekolah formalnya dapat tetap bertindak sebagaimana orang dewasa yang bertingkah laku baik.

Sudah terbukti di Indonesia tercinta ini, bahwa setelah selesainya seseorang dari sekolah formal, sebagian tidak bisa bertindak sedewasa saat ia masih berada dalam lingkungan sekolah atau kampusnya. Walaupun tak dipungkiri juga, masih ada manusia yang berada dalam lingkungan pendidikan namun tingkah lakunya masih tercela.

Pendidikan yang gagal adalah kebalikan dari devinisi diatas. Pendidikan yang tidak bisa menjadikan seseorang untuk selalu bertingkah laku dengan baik dan benar dapat menghancurkan bangsa.

Jadi, kegagalan pendidikan merupakan pemicu kehancuran bangsa. Karena pendidikan merupakan inti dari segala hal. Dalam pendidikan itu ada ekonomi. Didalam pendidikan itu ada politik. Didalam pendidikan juga ada agama.

Bila negara tak mampu mengurus ekonomi, disanalah proses pendidikanya dipertanyakan. Bila negara selalu dirundung konflik politik maka pendidikan dapat dijadikan alibinya. Sedangkan bila permasalahan keagamaan selalu muncul, maka pendidikan dapat dijadikan pangkal permasalahanya.

Itulah kenapa saat ini banyak permasalahan yang melanda negara.

Marilah kita semua mulai dari diri sendiri, dari keluarga sendiri saling mengingatkan demi perbaikan indonesia dan semua umat didunia. Untuk menciptakan dunia yang lebih tentram dan damai.

Alien frend.
PESAN

0 Response to "Memperingati hari pendidikan nasional 2016"

Posting Komentar