No Coment And No Question Dalam Tarbiyah

Oleh : ustadz Al Yusni

PKS Bekasi, Bekasi - Diantara perilaku yang diajarkan dalam tarbiyah adalah bersikap sebagai seorang murid pada syaikh thariqahnya. Seperti mayit yang menerima saja perlakuan yang diberikan kepadanya tanpa tanya dan komentar. 

Begitulah tarbiyah menempa kader-kadernya untuk selalu menerima perlakuan dari murabbinya tanpa banyak mengkritisi. 

Namun belakangan sikap ini dianggap tidak wajar dalam tarbiyah, sehingga dipandang sebagai perilaku yang negative. Seolah-olah dianggap mengekang kreatifitas dan inovasi. Bahkan disematkan istilah taklid buta pada murabbi.

Padahal Al Qur’an mengajarkan sikap mulia ini saat menceritakan Nabi Musa AS. belajar pada Nabi Khidir AS. yang dinilai memiliki pengetahuan dan ilmu melebihi Nabi Musa AS. 

Diantara syarat yang diajukan oleh Nabi Khidir AS. kepada Nabi Musa AS. adalah No Coment and No Question hingga Nabi Khidir AS. memberikan penjelasannya. 

فَإِنِ اتَّبَعْتَنِي فَلَا تَسْأَلْنِي عَنْ شَيْءٍ حَتَّى أُحْدِثَ لَكَ مِنْهُ ذِكْرًا

“Khaidir berkata kepada Nabi Musa a.s: Jika kamu mengikutiku, maka janganlah kamu bertanya tentang sesuatu apapun sebelum aku sendiri yang menerangkannya kepadamu.”

(QS. Al Kahfi ayat 70).
Akan tetapi Nabi Musa AS. tidak dapat bersabar mengikutinya sehingga selalu komentar dan mengajukan pertanyaan terhadap apa yang dilakukan Nabi Khidir. 

Karenanya Rasulullah SAW. memberikan catatan atas sikap Nabi Musa AS. tersebut. Lantaran ketidaksabaran Nabi Musa AS. bertarbiyah pada Nabi Khidir AS.

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْحَمُ اللَّهُ مُوسَى لَوَدِدْتُ أَنَّهُ كَانَ صَبَرَ حَتَّى يُقَصَّ عَلَيْنَا مِنْ أَخْبَارِهِمَا قَالَ وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَتِ الْأُولَى مِنْ مُوسَى نِسْيَانًا قَالَ وَجَاءَ عُصْفُورٌ حَتَّى وَقَعَ عَلَى حَرْفِ السَّفِينَةِ ثُمَّ نَقَرَ فِي الْبَحْرِ فَقَالَ لَهُ الْخَضِرُ مَا نَقَصَ عِلْمِي وَعِلْمُكَ مِنْ عِلْمِ اللَّهِ إِلَّا مِثْلَ مَا نَقَصَ هَذَا الْعُصْفُورُ مِنَ الْبَحْرِ

Rasulullah SAW. Bersabda, “Semoga Allah merahmati Nabi Musa AS., Aku amat suka sekiranya Nabi Musa AS. Dapat bersabar sehingga beliau dapat menceritakan kepada kita tentang pengalaman mereka berdua. 

Rasulullah SAW. Bersabda, “tindakan Nabi Musa AS. Yang pertama memang karena terlupa”. 

Baginda bersabda, “Seekor burung pipit terbang lalu singgah di tepi perahu tersebut dan mematuk di laut. Lalu Khidir AS. Berkata kepada Nabi Musa AS. “Ilmu kita jika dikaitkan dengan ilmu Allah adalah seperti patukan seekor burung pipit pada lautan”.

(HR. Muttafaqun Alaihi). Takhrij Hadits Imam Bukhari bab Al Ilm hadits ke 119, Imam Muslim bab Al Fadha’il hadits ke 4385, Imam Turmudzi bab Tafsir Al Qur’an hadits ke 3074 – 3075, Imam Abu Daud bab Al Huruf wal Qira’at hadits ke 3470 dan Imam Ahmad juz ke V hal 116 – 122.

Duhai saudaraku, bersabarlah dalam tarbiyah ini, janganlah berkecil hati dan janganlah merasa dikekang murabbi. Apalagi merasa lebih pandai dari murabbi. 

Hiasilah adab kita dengan adab tarbiyah orang-orang shalih bukan perilaku mereka yang tidak pernah menikmati manisnya tarbiyah ini. (sb)

PESAN

0 Response to "No Coment And No Question Dalam Tarbiyah "

Posting Komentar