Abdul Jabar Majid: Tarbiyah Dzatiyah Keniscayaan Bagi Kader Dakwah


PKS Bekasi, Cikarang Barat - Proses pembinaan (tarbiyah) terhadap pribadi muslim dapat dilakukan secara jamaah maupun mandiri (dzatiyah). Hal ini disampaikan Dr. Abdul Jabbar Majid dalam kajian malam kegiatan mabit (iktikaf) yang diselenggarakan Bidang Kaderisasi Dewan Pengurus Cabang Partai Keadilan Sejahtera (DPC PKS) Kecamatan Cikarang Barat, Sabtu (23/5/2015).

Lebih lanjut ustadz yang pernah mengenyam pendidikan S1 dan S2 di Universitas Al Azhar Mesir ini menjelaskan bahwa dua model tarbiyah tersebut bukan berdiri masing-masing melainkan saling melengkapi. Setiap model tarbiyah tersebut memiliki karakteristik dan kelebihan.

Terkait tarbiyah dzatiyah Abdul Jabar memaparkan urgensinya antara lain bahwa tanggung jawab seorang muslim di hadapan Allah kelak di hari kiamat adalah individual. "Setiap orang bertanggung jawab atas dirinya sendiri di hadapan Allah," urai Abdul Jabar.

Selain itu tarbiyah dzatiyah memiliki efektifitas mengingat setiap individu akan lebih memahami kondisi dirinya sekaligus dapat lebih objektif menilai dirinya.

Tarbiyah dzatiyah juga sangat fleksibel, dapat dilaksanakan setiap saat dan setiap tempat, artinya tidak terikat tempat dan waktu.

"Bagi setiap kader dakwah, tarbiyah dzatiyah adalah sebuah keniscayaan untuk meningkatkan kapasitas diri, " demikian tegas Abdul Jabar Majid yang merupakan menantu pahlawan nasional Kyai Noor Alie. (*)
PESAN

0 Response to "Abdul Jabar Majid: Tarbiyah Dzatiyah Keniscayaan Bagi Kader Dakwah"

Posting Komentar