Waktumu Adalah Kamu...

Waktu adalah kehidupan. Waktu adalah pedang. Waktu adalah uang. Waktu adalah harga diri. Waktu adalah kesempatan. Waktu adalah segalanya. Begitu banyak makna waktu.

Padahal waktu kita sama. Setahun dua belas bulan. Sebulan tiga puluhan hari. Sepekan tujuh hari. Sehari dua puluh empat jam. Sejam enam puluh menit dan semenit tiga puluh detik. Apalah artinya waktu bagimu? Mari tanyakan makna waktu kepada mereka, satu persatu…

Apa makna waktu satu tahun? Tanyakan kepada seorang siswa yang tinggal kelas. Dia harus mengulangi kelas yang sama, satu tahun lagi.

Apa makna waktu satu bulan? Tanyakan kepada seorang ibu yang melahirkan bayi premature. Alangkah indahnya jika anaknya lahir beberapa bulan lagi ke depan. Mungkin kondisinya akan lebih baik.

Apa makna waktu satu minggu? Tanyakanlah kepada editor majalah mingguan. Belum sempat rasanya beristirahat, deadline sudah mendesak dengan ketat.

Apa makna waktu satu hari? Tanyakan itu kepada pegawai harian. Dia mengumpulkan semuanya hari demi hari. Sehari dia tidak bekerja, maka sehari pula dia tidak makan.

Apa makna waktu satu jam? Tanyakan kepada seorang gadis yang tengah menunggu kekasihnya di taman. Satu jam yang begitu lama. Bisa lanjut, bisa putus.

Apa makna waktu satu menit? Tanyakan kepada boss besar yang baru saja ketinggalan kereta. Semua rencana bisnisnya berantakan karenanya.

Apa makna waktu satu detik? Tanyakan pada orang yang berhasil lolos dari kecelakaan maut. Andaikan dia tidak cepat mengambil keputusan penyelamatan, mungkin dia termasuk yang menjadi korban.

Apa makna waktu sepersekian detik? Kurang dari satu detik? Tanyakanlah pada peraih medali perak olimpiade lari. Selisihnya hanya sepersekian detik dari peraih emas. Oh andaikan…

Lalu, apa makna waktu bagimu? Waktumu adalah siapa dirimu dan waktuku adalah diriku.
Mari jadikanlah semua waktu kita adalah kebaikan. Karena kita akan dimintai pertanggungjawaban.
(BP)
PESAN

0 Response to "Waktumu Adalah Kamu..."

Posting Komentar