Pilpres 2014, Aher Pilihan Sesepuh Jawa Barat

BANDUNG - Sejumlah tokoh dan sesepuh Jawa Barat (Jabar) berbagai latarbelakang menemui Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher). Para senior provinsi terpadat di Indonesia ini (45 juta jiwa) membawa aspirasi dukungan kepada Aher tampil sebagai salah seorang pemimpin nasional.

Pertemuan digelar di kediaman dinas Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Kamis, 26 Desember 2013. Hadir mantan Wakil Kepala Polri Adang Daradjatun yang kini anggota DPR, Didi Turmudzi (Paguyuban Pasundan), Tjetje Hidayat Padmadinata, Mauriza Danubrata, Uu Rukmana (DPRD Jabar), dan D. Sutisno (HIPPI).

Selain tokoh senior tersebut, turut menyampaikan pemikiran pimpinan perguruan tinggi: Gandjar Kurnia (Rektor Universitas Padjadjaran), Dede Mariana (Unpad), Eddy Jusuf (Universitas Pasundan), dan Asep Warlan Jusuf (Universitas Parahiyangan).

Sesepuh Jabar Tjetje Hidayat Padmadinata kepada pers usai dialog mengutarakan, dorongan berbagai pihak kepada Gubernur Heryawan agar melanjutkan kiprahnya di pusat sebagai "panggilan sejarah".

"Waktunya kita tampil. Kalau tidak, sampai kapan orang Sunda (Jabar) menjadi penonton?" tandas Tjetje, politisi senior Jabar yang juga dikenal sebagai pendiri Angkatan Muda Siliwangi (AMS).

Di tempat yang sama, Adang Daradjatun mengatakan hal serupa. "Pertemuan ini mencari tokoh muda Sunda (Jabar) yang bisa membangun bangsa dan negara. Kita bicara dalam konteks membangun Republik Indonesia," kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Adang Daradjatun.

Ditegaskan, jumlah warga Sunda secara demografi menempati urutan kedua setelah etnis Jawa. Karenanya, kata Adang, tidak berlebihan bila puncak kepemimpinan nasional mendatang ditempati tokoh terbaik Jabar.

"Ini bukan sukuisme. Kita ingin mendorong putra terbaik daerah ini tampil mewujudkan kesejahteraan bangsa," tandasnya.

Adang menambahkan, sejumlah tokoh potensial Jabar sempat dikaji. Hasil akhirnya, Gubernur Heryawan didudukkan sebagai sosok terbaik alias paling mumpuni.

"Dari sekian banyak tokoh, hasil pertemuan tadi mengerucut ke Pak Aher, yang dinilai berhasil memimpin Jawa Barat. Kepemimpinannya cukup menonjol," ulas Adang lagi.

Ditanya wartawan apakah para tokoh dan sesepuh Jabar akan menemui Dewan Syuro PKS yang berhak memutuskan calon presiden (capres), politisi PKS ini menyatakan, sejauh ini belum ada rencana. Alasannya, soal penentuan capres oleh Dewan Syuro merupakan masalah internal partai.

Ahmad Heryawan bersama Presiden PKS Anis Matta dan anggota DPR Hidayat Nur Wahid menjadi kandidat terkuat capres PKS.

Walaupun begitu, tegas Adang, PKS tentu akan melihat realitas di masyarakat dalam memutuskan capresnya --bila nantinya partai ini memenuhi syarat mencalonkan sendiri "jagonya".

Atas kondisi dimaksud, sela Adang, setelah berbagai komponen mendorong Aher maju ke pentas Pemilihan Umum Presiden/Wakil Presiden (Pilpres) 2014, maka yang bersangkutan perlu memperhatikan setidaknya tiga persoalan.

Gubernur Heryawan, lanjut Adang, perlu terus mengembangkan kapabilitas dan karakter pribadinya.

"Pak Rektor Unpad tadi meminta agar Pak Aher terus menjaga idealismenya. Kalau Allah SWT menghendaki Pak Aher nantinya memimpin bangsa, sebagai presiden atau wakil presiden misalnya, dia benar-benar membawa kesejahteraan," tutur Adang.

Lalu, masih Adang menjelaskan, Aher juga wajib terus memperkuat sinerginya dengan berbagai komponen bangsa. Selanjutnya, kata Adang, Heryawan dituntut untuk menggulirkan berbagai kegiatan untuk memperkenalkan dirinya kepada masyarakat secara nasional.

Terhadap pemikiran dan aspirasi para tokoh dan sesepuh Jabar, Aher memilih tidak berkomentar banyak.

------
Selengkapnya:
http://www.ahermediacenter.com/node/1266
------ PESAN

0 Response to "Pilpres 2014, Aher Pilihan Sesepuh Jawa Barat"

Posting Komentar