Mukmin dan Makar

Oleh : Ust. Musyaffa Ahmad Rahim,Lc

إِنَّ الْمُؤْمِنَ فِيْ مَفْهُوْمِ الْقُرْآنِ لَا يَكُوْنُ مَاكِرًا، وَإِنَّ أَهَمَّ مَا يُمَيِّزُهُ اَلْوُضُوْحُ؛ لِأَنَّهُ صَاحِبُ مَنْهَجٍ، وَحَامِلُ رِسَالَةٍ، وَمُبَلِّغُ دَعْوَةٍ، فَهُوَ إِنْسَانٌ مِثَالِيٌّ لَا يَلْجَأُ إِلَى وَسَائِلَ خَبِيْثَةٍ فِيْ التَّعَامُلِ مَعَ أَهْلِ الْبَاطِلِ، فَضْلًا عَنِ التَّعَامُلِ مَعَ إِخْوَانِهِ اَلْمُؤْمِنِيْنَ.
إِنَّ الْمَكْرَ لَيْسَ صِفَةً لِلْمُؤْمِنِ فِيْ مَفْهُوْمِ الْقُرْآنِ، لَكِنَّ هَذَا لَا يَمْنَعُ مِنْ أَنْ يَسْتَخْدِمَ الْمُؤْمِنُ اَلْمَكْرَ كَوَسِيْلَةٍ لِصَدِّ عُدْوَانٍ أَوْ لِدَفْعِ ضَرَرٍ، فَحِيْنَ يَعْلَمُ بِمَكْرِ أَعْدَاءِ اللهِ بِهِ، فَإِنَّهُ عِنْدَ ذَلِكَ كَيِّسٌ فَطِنٌ، إِذَا أَصَابَهُ الْبَغْيُ اِنْتَصَرَ، لَا يَخْنَعُ وَلَا يَسْتَسْلِمُ.
[منهجية البحث في التفسير الموضوعي للقرآن الكريم، للدكتور زياد خليل محمد الدغامين، ص 53، تحت عنوان: "المكر في القرآن الكريم"].

Menurut idiom Al-Qur’an, seorang mukmin bukanlah seorang pembuat makar, sebab, hal terpenting yang membedakan seorang mukmin dari yang lainnya adalah aspek kejelasan. Yang demikian ini karena seorang mukmin itu pemilik manhaj, pembawa risalah dan penyampai da’wah. Jadi, ia seorang ideal yang tidak akan mempergunakan cara-cara kotor dalam berinteraksi dengan para pendukung kebatilan, terlebih lagi dalam berinteraksi dengan saudara-saudaranya seiman.

Sesungguhnya makar itu bukanlah sifat seorang mukmin dalam idiom Al-Qur’an. Namun demikian, hal ini tidaklah menghalanginya untuk mempergunakan makar sebagai satu cara untuk menghalau kesewenang-wenangan atau untuk menolak bahaya yang mengancamnya. Oleh karena itu, saat ia mengetahui adanya makar musuh-musuh Allah terhadap dirinya, maka saat itu hendaklah ia menjadi manusia yang cerdik pandai, yaitu manakala ia tertimpa tindakan kesewenang-wenangan, hendaklah ia menang atasnya, tidak tunduk dan tidak menyerah.

[Sumber: Manhajiyyatul Bahts fit-Tafsir al-maudhu’i lil Qur’anil Karim, karya DR. Ziyad Khalil Muhammad as-Dighamain, hal. 53, pada pembahasan: al-makru fil Qur’anil Karim].


PESAN

0 Response to "Mukmin dan Makar"

Posting Komentar