PKS Mengepung Bekasi di Hari Pahlawan

Bekasi - Betulkah PKS tidak nasionalis? Jawabannya terlihat pada aksi kader PKS dalam memperingati Hari Pahlawan, 10 November, Ahad kemarin. Secara serentak, ratusan ribu kader PKS mengadakan kegiatan untuk mengenang jasa pahlawan bangsa di seluruh Indonesia. Tak terkecuali di Kabupaten Bekasi.

Di wilayah yang memiliki 23 kecamatan ini, kader, simpatisan dan masyarakat berbaur memperingati Hari Pahlawan. Beragam kegiatan dilakukan. Mulai dari jalan sehat, mengunjungi veteran hingga belanja di pasar. Boleh dibilang, hari itu, Kabupaten Bekasi dikepung oleh kader dan simpatisan PKS.

Di Tambun Selatan, sekitar 1000 orang mengikuti jalan sehat dengan mengambil start di kantor DPD PKS Kabupaten Bekasi di Ruko Kalimas Kalimalang dan berakhir di Gedung Juang, Tambun. Jarak sekitar 5 Km mereka tempuh tanpa kenal lelah. Bahkan ada diantara peserta yang sudah berusia di atas 60 tahun.

“Kita harus mengikuti jejak para pahlawan bangsa. Mereka keluar dari rumahnya, pesantrennya, masjid dan musholanya untuk bersama-sama rakyat berjuang melawan penjajah,” kata Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi Ust. Muhammad Nuh, Lc.

Hadir dalam acara tersebut mantan bupati Bekasi yang kini menjadi caleg DPR RI nomor urut 2 Ust. Sa’aduddin, caleg DPRD Propinsi Jawa Barat Hj. Dewi Fitri Lestari, anggota DPRD Kabupaten Bekasi Ust. Zainudhin dan Nana Supriyatna, Ketua DPC PKS Tambun Selatan Ust Sopian. Di akhir acara, diserahkan bingkisan untuk dua orang veteran.

Di Cikarang Selatan, digelar pula jalan sehat yang diikuti hampir 1000 orang. Kegiatan dibuka oleh Caleg DPR-RI sekaligus Kabid.Humas DPP PKS, DR. Mardani Ali Sera. Dihadiri pula oleh caleg PKS lainnya: M. Asmeldi Firman, MM (caleg provinsi Jabar), Fatma Hanum, Rahmat, SE dan Kurniawan (caleg DPRD Kabupaten Bekasi) dan pejabat setempat diantarnya, Kades Sukadami Mukmin Bento, dan Bimaspol Sukadami Bpk. Tasio.

Antusiasme masyarakat untuk menghadiri kegiatan ini sungguh luar biasa. “Banyak doorprizenya mas dan yang pasti bikin badan sehat” ujar salah satu peserta jalan sehat ini. Hadiah terdiri dari sepeda,handpone, kipas angin, dispenser, dan lain-lain. Jumlahnya serba 3.

Yang lebih unik lagi, acara inipun diikuti oleh seorang nenek berusia 70 tahun-an bernama Siti Hawa. Beliau masih sanggup berjalan bersama peserta lainnya menempuh jarak yang cukup jauh tanpa mengeluh. Hingga panitia dan peserta merasa takjub dan hormat kepada nenek, sehingga sang nenek di berikan hadiah langsung.

Di Cikarang Utara, aksi serupa juga berlangsung ramai. “Kalo partai ini pawai pasti jalanan penuh..” ungkap salah satu warga desa Sukaraya yang terjebak macet karena acara Jalan Santai.

Dengan diiringi Marchingband dari SMP Negeri 3 Cikarang Utara, jalan santai ini menjadi lebih meriah. Setelah jalan santai usai,dan beberapa sambutan dari ketua kordapil 6 Ust. Ceppy dan Ketua DPC PKS Cikarang Utara Ust. Saiful Islam dilanjutkan dengan pembagian doorprize. Penyerahan doorprize utama yaitu sepeda gunung diserahkan oleh caleg Provinsi Jabar Ust. Sa’dan kepada yang beruntung dari salah satu anggota Marchingband bernama Kurniasih dan seorang anggota Polisi yang berjaga.

Di Cibitung bahkan jauh lebih meriah karena peringatan Hari Pahlawan bersamaan dengan penutupan Pekan Olahraga Si Pitung. Salah satu yang unik adalah lomba adu panco antara dua doktor: DR Mardani Ali Sera dan DR Ayub Rohadi.

Sejarah mencatat, PKS pada hari itu menjadi satu-satunya partai yang menggelar aksi memperingati Hari Pahlawan. Masihkah PKS disebut tidak nasionalis? [erwyn/YL/Islamedia] PESAN

0 Response to "PKS Mengepung Bekasi di Hari Pahlawan"

Posting Komentar